Saturday, 10 December 2016

inilah beberapa penyebab knalpot motor berasap

 Ada banyak yang memiliki sepeda motor ada banyak saat sebelumnya mengakui besutan knalpot kendaraan roda kepunyaannya keluarkan asap tidak tipis. Selanjutnya waktu yang berbarengan, tercium bau gosong misal oli serta karet yang terbakar. "Asap pekat berlangsung waktu pagi hari waktu motor bakal dipanasi serta waktu dinyalakan kembali sesudah ada banyak waktu mesin dimatikan, " papar Feriawan, seseorang yang memiliki motor yang pula pekerja satu vendor penerbit di lokasi, Kebayoran Lama, Jakarta Barat.

Berdasarkan Cucung Suryana, mekanik Surya Motor, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, selanjutnya biasanya persoalan misal itu dihadapi sepeda motor yang sudah berusia lima th. atau unggul. Walau sekian, motor anyar juga pula dapat merasakannya apabila perawatan mesin tak keren atau sebab cacat bawaan besutan pabrik yang berlangsung selanjutnya waktu sistem perakitan. "Hal itu berlangsung sebab oli mesin yang masuk ke ruangan bakar maka selanjutnya waktu sistem pembakaran oli pula turut terbakar maka muncul asap pekat, " katanya waktu didapati, Selasa, 24 Mei 2011. Penyebabnya paling utama permasalahan itu, kata Cucung, merupakan silinder serta kepala silinder yang punya masalah. Malahan, seringkali ia temukan volume oli mesin yang melebihi ukuran pula jadi penyebabnya munculnya kepulan asap yang terlalu berlebih itu.
asap-motor
Kemudian apa sajakah penyebabnya silinder serta kepala silinder itu punya masalah? Bagaimana caranya menangani permasalahan itu? Di bawah ini keterangan Cucung.

1. Liner silinder tergores

Liner silinder adalah komponen yang ada di sektor blok mesin. Piranti ini berperan kepada memproteksi sektor dalam silinder blok besutan gesekan piston. Selanjutnya waktu mesin dinyalakan serta kepala piston yang bergerak maju-mundur atau naik-turun dapat menyebabkan goresan selanjutnya liner silinder. Luka gores itu jadi celah untuk oli mesin kepada masuk ke ruangan bakar.

"Akibatnya, waktu mesin dinyalakan serta sistem pembakaran berlangsung, oli turut terbakar maka menyajikan asap pekat, " kata Cucung. Kepada menangani hal semacam itu, mesti dikerjakan menambahkan berukuran atau arti di generasi pengagum modifikasi merupakan oversizing. Tetapi, sistem itu pula mesti diimbangi oleh pergantian piston serta ring piston.


2. Piston serta ring piston aus

Piston atau terkadang dipanggil arti torak adalah sektor besutan mesin yang berperan yang menjadi penekan hawa masuk serta penerima desakan hasil pembakaran selanjutnya ruangan bakar. Piston tersambung ke poros engkol atau crankshaft lewat setang piston atau arti kerennya connecting rod. Mengenai ring piston terdapat dua type, yakni ring kompresi serta ring oli. Ring kompresi berperan kepada pemampatan volume dalam silinder dan meniadakan oli selanjutnya dinding silinder.

"Piston serta ring piston aus sebab aspek umur gunakan atau sebab sebab-sebab lain akibat perawatan serta perlakuan bagi motor yang tak elegan, " jelas Cucung. Apabila keduanya rusak atau aus, terkecuali mengakibatkan kekuatan kompresinya alami penurunan maka kinerja mesin loyo pula mengakibatkan oli merembes ke ruangan bakar, terutama ring piston oli. "Ring oli ini cuma ada di motor mesin empat tidak, Sebab, pelumasan mesin dua tidak memakai oli samping, " tandasnya.

Apabila nyatanya silinder tetap keren, namun piston serta ring piston sudah aus, Kalian mesti ganti keduanya.


3. Seal klep bermasalah

Selanjutnya biasanya, klep motor yang sudah berusia diatas lima th. yakni tujuh th. ke atas begitu riskan alami permasalahan. Semuanya motor yang bermesin empat tidak disempurnakan klep. Perangkat itu berperan kepada mengatur gas buang serta masuk ke ruangan bakar yang bakal bercampur oleh bahan bakar minyak (BBM) yang sudah disemburkan besutan injektor atau karburator.

Sementara itu gas keluar merupakan gas bekas hasil pembakaran di ruangan bakar. Ke-2 type gas itu digerakkan dengan dorongan maju mundur piston serta dibatasi klep. Maka apabila seal klep atau malahan klep tersebut aus atau rusak, jadi oli yang melumasi piston bakal merembes ke ruangan bakar. Mengakibatkan, rembesan pelumas itu turut terbakar waktu sistem pembakaran serta menyebabkan asap pekat besutan knalpot.

Kepada menangani permasalahan itu ingin tak ingin Kalian mesti menggantinya oleh yang anyar. Sebab apabila tak persoalan tak bakal pernah usai sebab perangkat yang telah aus tak dapat dipakai sekali lagi.


4. Volume oli yang berlebihan

Satu hal yang pantas digarisbawahi, tiap-tiap produsen sepeda motor sudah mengambil keputusan kemampuan mesin dalam menyimpan oli. Demikian juga oleh perusahaan minyak pelumas yang sudah memperhitungkan hal itu. Walhasil, dalam satu paket, elegan kaleng ataupun botol plastik, volume oli yang perlu dituang ke mesin sudah diputuskan oleh tentu. Apabila terdapat yang memiliki motor yang menginginkan memberi volume oli ke mesin oleh dalih supaya gesekan antarkomponen mesin tak berlangsung, hal semacam itu malah salah.

"Sebab oli yang melebihi ukuran riskan masuk ke ruangan bakar, terlebih di waktu mesin telah panas serta oli makin encer, " tutur Cucung.

Mengakibatkan, oli yang masuk ke ruangan bakar turut terbakar waktu sistem pembakaran berlangsung. Akhirnya, asap pekat keluar besutan knalpot.

No comments:

Post a Comment